Masuknya Agama Islam di Tanah Papua: : Sejarah, Jaringan Maritim, dan Pembentukan Identitas Sosial-Budaya
Keywords:
Papua, Islam, SejarahSynopsis
"Masuknya Agama Islam di Tanah Papua: Sejarah, Jaringan Maritim, dan Pembentukan Identitas Sosial-Budaya" membahas sejarah masuknya Islam di Tanah Papua dengan pendekatan yang jernih, proporsional, dan berbasis berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Melalui perpaduan tradisi lisan, naskah sejarah, tinggalan material, kajian akademik, serta hasil forum kelembagaan, pembaca diajak memahami proses penyebaran Islam sebagai bagian dari dinamika sejarah yang kompleks dan saling melengkapi.
Papua ditempatkan sebagai bagian penting dari jaringan maritim Nusantara, bukan sekadar wilayah pinggiran. Kawasan seperti Fakfak, Kaimana, Raja Ampat, Onin, Patipi, Kokas, Sorong, dan berbagai teluk di Papua Barat ditampilkan sebagai pusat perjumpaan antara masyarakat lokal dengan pedagang, ulama, jaringan Maluku, petuanan, dan berbagai kekuatan budaya yang telah berinteraksi selama berabad-abad.
"Masuknya Agama Islam di Tanah Papua: Sejarah, Jaringan Maritim, dan Pembentukan Identitas Sosial-Budaya" juga membahas secara kritis perbedaan antara memori lokal, keputusan forum, hipotesis sejarah, dan bukti akademik. Penanggalan 8 Agustus 1360 dikaji sebagai penanda historis yang hidup kuat dalam tradisi Muslim Fakfak dan telah memperoleh pengakuan dalam forum kelembagaan, sembari tetap membuka ruang bagi penelitian lebih lanjut.
Dengan demikian, buku ini tidak bertujuan mengakhiri perdebatan sejarah, melainkan menghadirkan kerangka pemahaman yang lebih produktif. Melalui pembacaan yang seimbang dan kritis, buku ini mengajak pembaca memahami bagaimana suatu ingatan sejarah terbentuk, diwariskan, didukung oleh berbagai sumber, serta bagian-bagian yang masih menunggu pengungkapan lebih mendalam

